Warga Purworejo Heboh Ada Mayat Bayi Terkubur di Belakang Kos

Warga-Purworejo-Heboh-Ada-Mayat-Bayi-Terkubur-di-Belakang-Kos

Warga di Purworejo, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang dikubur oleh ibu kandungnya sendiri. Karena curiga ada kejanggalan, warga kemudian melaporkan kasus itu ke polisi.

Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga Kelurahan Sindurjan, RT 02/ RW 08, Kecamatan Purworejo di belakang sebuah rumah kos tadi pagi. Mayat bayi malang tersebut, ditemukan dalam keadaan terkubur tanah. Diperkirakan, jasad tersebut sudah terkubur selama tiga hari.

“Bayinya laki-laki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukan oleh warga setempat telah tertimbun tanah yang tidak terlalu dalam. Diduga sudah terkubur selama tiga hari,” tutur Wakapolsek Purworejo, Iptu Edi Winanto, Senin (18/5/2020).

Sebelumnya, warga setempat merasa curiga karena mencium bau busuk yang tidak sedap dari sekitar rumah kos. Seorang perempuan G (26) yang diketahui hamil sekitar tujuh bulan diinterogasi oleh warga sekitar karena sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah.

Meski awalnya mengelak, akhirnya perempuan itu mengakui mayat yang terkubur di belakang rumah kos itu adalah anaknya. Setelah dievakuasi, mayat bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD dr Tjitrowardojo untuk diautopsi. Sedangkan G langsung dibawa petugas ke Mapolsek Purworejo untuk diperiksa polisi.

“Kita kembangkan dulu hasilnya seperti apa, kalau mengarah ke kasus pidana ya kita naikkan ke penyidikan. Untuk ibu korban sudah kami amankan di Polsek,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat Sriyanto Lengko yang ditemui detikcom di Mapolsek Purworejo menuturkan ibu korban telah menghuni rumah kos tersebut selama dua tahun. Meski awalnya mengelak, akhirnya ibu korban mengakui perbuatannya.

“Dia cuma ngekos aja, kayaknya nggak kerja. Awalnya pas saya tanya nggak ngaku, terus malah dia sendiri yang pura-pura bongkar tanah itu buat meyakinkan kalau tidak ada apa-apa, tapi setelah itu saya lihat ada tali, langsung saya ambil ternyata itu tas kain. Akhirnya dia ngaku kalau yang dibungkus tas kain dan dikubur itu anaknya. Sebelumnya kami juga menemukan seprai yang ada darahnya tapi sudah terbakar sebagian,” jelasnya.

Sebelum mengubur anaknya yang sudah meninggal, ibu korban mengaku jika dirinya terpeleset dan jatuh di kamar mandi sehingga kandungannya terganggu. Setelah itu, ia pun melahirkan bayinya sendiri yang menurut pengakuannya sudah dalam keadaan meninggal.

“Ibu korban mengaku bahwa sebelum mengubur anaknya, ia sendiri terjatuh sehingga anaknya lahir sebelum waktunya kemudian dikubur di belakang rumah kos,” tutupnya.

Kasus tersebut kini tengah ditangani oleh petugas Polsek Purworejo. Selain mengamankan ibu korban dan barang bukti berupa seprai, petugas juga memeriksa beberapa orang saksi guna melengkapi penyelidikan.

Bagikan ke media sosial :