Virus Corona Mengamuk di Negara Tetangga

Virus Corona Mengamuk di Negara Tetangga

Dunia semakin dibuat was-was oleh wabah virus corona (COVID-19) yang terus memakan korban jiwa dan menjangkiti semakin banyak orang. Bahkan berbagai negara di luar pusat wabah, China, terus melaporkan peningkatan, baik dari jumlah korban infeksi maupun tewas.

Di Korea Selatan, pemerintah negara telah menetapkan kondisi siaga tinggi setelah jumlah korban terinfeksi melonjak melebihi 800 dan melaporkan 8 kematian akibat virus corona.

Sementara di Italia, korban terinfeksi mencapai 150 lebih dengan 3 meninggal. Untuk menghindari penyebaran wabah corona yang lebih luas, pejabat pemerintah telah melarang acara besar digelar di negara itu.

“Saya terkejut dengan ledakan kasus ini,” kata Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte kepada RAI, sebagaimana dilaporkan Reuters, Senin (24/2/2020).

Lebih lanjut, Conte memprediksi bahwa jumlah penderita kemungkinan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang dan menyebut negara telah siap menangani penyebaran.

“Kami akan melakukan apa saja untuk mengendalikan penularannya,” ucapnya.

Selain kedua negara itu, Iran juga melaporkan peningkatan baik dalam jumlah korban terinfeksi maupun korban tewas akibat virus yang berasal dari Wuhan, China itu. Negara ini telah mengonfirmasi lebih dari 40 kasus dengan 8 kematian sejauh ini.

Di China Daratan sendiri, wabah ini telah menjangkiti lebih dari 77 ribu orang hingga Minggu malam (23/2/2020). Sementara itu, korban tewas mencapai 2.742 orang dan pasien sembuh sebanyak 24.794 orang.

Corona Case 24Feb2020

Wabah corona virus, selain membawa dampak kesehatan, juga telah membuat banyak negara khawatir karena mengacaukan ekonomi nasional. Sebagaimana yang terjadi di China, akibat mewabahnya virus yang mirip SARS ini, pemerintah negara telah melakukan karantina besar-besaran pada banyak kotanya sejak Januari lalu. Dengan situasi yang sangat genting, berbagai kegiatan produksi dan bisnis negara ini terganggu.

Mengingat posisi China sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, dampak ekonomi yang terjadi di negara ini pun dipastikan akan menyebar ke berbagai negara lainnya. Hal ini bahkan telah diutarakan secara langsung oleh perwakilan dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Pada pertemuan para menteri keuangan G20 di Riyadh, IMF mengatakan pertumbuhan China tahun 2020 kemungkinan akan lebih rendah, yaitu di angka 5,6%, turun 0,4 poin persentase dari proyeksi pada Januari lalu. Sementara itu, pertumbuhan global diproyeksikan akan turun 0,1 poin persentase.

Update 24 Februari 2020 Perkembangan Virus Corona

Sampai dengan hari ini telah tercatat sebanyak 79.561 kasus infeksi virus Corona, dengan angka kematian mencapai 2.619 jiwa. Angka kematian semalam 23 Feb 2020 mencapai 151 jiwa.

Dengan tingkat kematian 9% berdasarkan persentase kasus selesai. Sedangkan yang sudah berhasil sembuh mencapai 25.051 pasien (91% dari total kasus yang sudah selesai).

Corona Update 24Feb2020

Baca juga berita terkait sebelumnya:

Makin Menggila! Kini Virus Corona Mulai Menyerang Negara Lain

Bagikan ke media sosial :