Video Heboh Penemuan Telur Didalam Telur Makasar

Heboh Penemuan Telur Didalam Telur Makasar

Warga di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dihebohkan dengan penemuan telur di dalam telur. Telur di dalam telur itu pertama kali didapatkan oleh siswa SD yang bernama Muhammad Dafa (9).

Dafa mengupas telur rebus dan mendapati sebiji telur lagi yang utuh lengkap dengan cangkangnya itu direkam oleh ibunda Dafa, Suryanti (42) dan berujung viral di media sosial.

“Telur, isinya telur lagi,” ujar ibunda Dafa, Suryanti (42) saat mem-videokan anaknya mengupas telur rebus seperti dilihat dalam rekaman video yang viral, Senin (3/2).

Meski langka terjadi, fenomena ‘telur di dalam telur’ dianggap oleh pakarnya sebagai suatu hal yang memang lumrah terjadi. Fenomena tersebut biasanya terjadi karena induk ayam sedang stres karena mengalami tekanan fisik atau psikologis.

“Pada saat telur yang di dalam sudah terbentuk sempurna dan hampir keluar, induk ayam mengalami tekanan psikis atau fisik sehingga telur terdorong kembali ke atas sehingga bertemu dengan ovum (calon telur baru) yang telah diovulasi berikutnya,” ujar Kepala Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Dr Ir Wempie Pakiding, MSc, Selasa (4/2/2020).

Menurut Wempie, telur yang tergabung tersebut kemudian terbungkus dalam satu cangkang telur yang menyebabkan terjadinya ‘telur di dalam telur’.

“Iya (telur yang tergabung terbungkus jadi satu). Jadi pada maknum dan vagina akan dibungkus bersama-sama dengan albumen dan kerabang terluar sehingga terjadi telur di dalam telur. Ovulasi pada ayam memang berlangsung setiap 24 jam,” katanya.

Namun telur yang berada pada bagian dalam biasanya tidak tercipta sempurna karena bentuknya yang kecil dan mengalami fenomena meat spot dan blood spot.

“Jadi tidak ada kuning telurnya. Tetapi tetap ada daging atau darah yang terlepas ke dalam saluran reproduksi induk. Setiap ada benda yang melewati sel repro maka akan merangsang terjadinya sekresi albumen dan kerabang yang selanjutnya menghasilkan telur tanpa kuning telur dan umumnya ukurannya kecil,” ujar Wempie.

Diberitakan sebelumnya, telur isi telur yang ditemukan oleh Dafa terjadi saat ia hendak sarapan di rumahnya, Jl Cilallang Jaya, Rappocini, Makassar, sekitar pukul 11.00 Wita, hari Senin (3/2).

Menurut ibunda Dafa, Suryanti, anaknya Dafa yang masih duduk di kelas III SD awalnya membeli nasi kuning untuk sarapan. Namun karena hendak menambah lauk, Dafa berinisiatif merebus sebiji telur lagi.

“Habis telurnya, tapi nasinya masih banyak, jadi dia (Dafa) mau tambah lagi. Dia simpan mi itu nasi kuningnya, baru dia rebus lagi 1 butir, ” ujar Suryanti saat dimintai konfirmasi.

Dafa, kata Suryanti, kemudian kaget dan bingung karena telur rebus miliknya terasa keras saat hendak dibuka. Saat itulah Suryanti berinisiatif merekam video.

“Pas dia mau buka itu, berteriak. ‘Kenapa keras ini telur, Mak’. Jadi saya bilang, ih tunggu dulu, Nak, saya lihatki, adami kulitnya kelihatan, cokelat di dalamnya,” ujar Suryanti.

“Iya jadi saya bilang, tunggu dulu, Nak, saya video-ki. Saya video, baru dia sendiri yang belah itu di tangannya,” sambung Suryanti.

Suryanti sendiri mengaku bingung dengan telur rebus milik anaknya. Sementara sang anak disebut batal melanjutkan sarapan karena telur berisi telur tersebut.

“Adaji telurnya saya simpan di piring, tidak saya apa-apakan. Malahan itu anak saya tidak maumi makan lagi tadi, batal,” pungkas Suryanti.

Bagikan ke media sosial :