Seorang Pemuda Perkosa 2 Wanita di Semarang

Susanto (32), pelaku pemerkosaan terhadap dua wanita ditangkap oleh kepolisian dari Polrestabes Semarang. Dari pemeriksaan, Susanto mengincar korbannya melalui Facebook. Susanto menggunakan akun palsu bernama Yoe Loe dengan foto wanita sebagai profil Facebooknya.

Kemudian, Susanto mulai mengincar calon korbannya dengan memulai pesan pribadi via Facebook. Dalam pesannya, Susanto menawarkan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Kota Semarang.

Setelah calon korban termakan bujuk rayu, Susanto menawarkan untuk bertemu disuatu tempat yang biasanya sepi.

“Apabila tempat bertemu sudah ditentukan, biasanya saya mulai survei cari tempat sepi dan kosong (tempat eksekusi). Kemudian di hari yang dijanjikan, saya bakal bawa calon korban ke tempat kosong itu,” kata Susanto di Mapolrestabes Semarang, Selasa (4/2/2020).

Dengan aksinya itu, Susanto setidaknya sudah mengelabui tiga orang wanita. Namun, satu di antaranya berhasil melarikan diri. Para wanita yang menjadi korban tipu dayanya berasal dari Manyaran Semarang Barat, Purwodadi Grobogan, dan terakhir Brebes.

Para perempuan yang sudah tertipu itu biasanya dibawa oleh Susanto ke tempat kerja, sesuai perjanjian. Namun dalam perjalanan, Susanto mulai mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam para korban.

Susanto pun mengancam akan menusuk korban apabila berani melawan. Pelaku memaksa agar korban ikut bersamanya ke suatu tempat kosong. Di sana lah korban diperkosa.

“Kalau sudah di rumah kosong itu, saya kerap melakukan kekerasan supaya korban mau. Ini saya lakukan hanya untuk meluapkan hawa nafsu,” ujar pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini.

Sebelumnya diberitakan, Susanto telah memerkosa seorang wanita asal Brebes berinisial SK (23) pada Senin (27/1/2020) lalu. Setelah diperkosa, Susanto membawa lari barang berharga korban.

Akhirnya, SK pun melapor ke Polsek Semarang Utara pada Selasa (28/1/2020).
Susanto berhasil ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang pada Jumat (31/1/2020) lalu.

Dari penyidikan, SK bukanlah korban tunggal semata. Selain SK, ada wanita lainnya yang turut menjadi korban aksi bejad Susanto.

Bagikan ke media sosial :