Sayembara Bebaskan Buaya Terjerat Ban Bekas Akhirnya Dibatalkan Karena Sepi Peminat

Sayembara Bebaskan Buaya Terjerat Ban Bekas Akhirnya Dibatalkan Karena Sepi Peminat

Sayembara untuk mencari relawan yang berani melepaskan ban bekas di leher seekor buaya liar di Sungai Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya dibatalkan.

Menurut Kepala BKSDA Sulteng, Hasmuni Hasmar, alasan pembatalan tersebut karena sepinya peminat.

“Ia sayembaranya kita tutup,” katanya pada hari Minggu (2/2/2020).

Hasmuni menambahkan, pihaknya akan menyiapkan tim khusus lengkap beserta peralatannya untuk menyelamatkan buaya tersebut.

“Saya sudah berkonsultasi dengan Pak Direktur. Pokoknya BKSDA tidak akan menyerah. Tim yang dibentuk peralatan telah disiapkan,” jelasnya.

Seperti diketahui, seekor buaya dengan ban bekas menjerat lehernya, beberapa kali menampakkan diri di Sungai Palu. Terakhir, buaya tersebut terpantau warga sedang berjemur di sekitar Jembaran II, Kota Palu, pada hari Rabu (15/1/2020).

Sebelumnya, pada tahun 2016, warga juga melihat buaya yang terlilit ban bekas di lokasi yang sama.

Warga menduga, buaya yang muncul tersebut merupakan hewan yang sama.

Reward for removing giant crocodile’s neck tyre

Fearing for the crocodile’s life, Indonesian officials are offering a reward to anyone who can remove the tyre around its neck.

Posted by South China Morning Post on Friday, January 31, 2020

Bagikan ke media sosial :