Pria yang Bentak Polisi Ditangkap dan Ngaku Kerap Pungli untuk Beli Narkoba

Pria yang Bentak Polisi Ditangkap dan Ngaku Kerap Pungli untuk Beli Narkoba

Sebuah video viral memperlihatkan seorang pria membentak-bentak polisi sembari menunjuk dadanya. Peristiwa tersebut bermula ketika polisi menyuruh keluar seseorang dari sebuah mobil.

“Itu tadi kau suruh keluar mobil. Itu saksi banyak. Kau macam hebat kali kau,” katanya dengan suara keras sambil menunjuk dada seorang polisi.

Dalam video tersebut, sang polisi tampak dikerumuni sejumlah pria yang berdiri dalam jarak yang dekat. Mereka juga berbicara dengan suara lantang. Salah seorang di antaranya terlihat merekam dengan ponselnya sembari bertanya.

“Anda di sini sebagai apa. Saya tahu Anda polisi tapi dalam keadaan ini Anda sebagai apa,” kata orang tersebut.

Tak berselang lama, tiba-tiba pria yang pertama membentak tadi kembali muncul dari belakang. Tetap dengan suara keras dan wajah yang penuh kemarahan, menambahkan.

“Sebagai apa. Menyuruh mobil keluar dari sini. Tidak aman. Aman tidak. Aman tidak. Apa kau nyuruh aku. Binatang kau ya, kau tandai mukaku,” katanya menghardik lalu pergi.

Setelah kejadian tersebut, kini muncul lagi video dengan pria yang sama ketika menghardik polisi. Namunn tak lagi bicara dengan nada tinggi, pria itu justru berbicara pelan sembari menunduk.

Sorot matanya redup seperti ketakutan, dia meminta maaf kepada polisi di seluruh Indonesia.

“Seluruh polisi Indonesia minta maaf aku,” kata pria di video yang diunggah akun Instagram @sorotmedan pada Kamis (7/5/2020).

Video tersebut langsung viral di media sosial Instagram dan aplikasi percakapan WhatsApp.

Kasubbag Humas Polresta Deli Serdang, Iptu M. Naibaho, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, pria sangar yang meminta untuk ditandai mukanya itu berinisial JU als AG.

Pria yang diketahui berusia 40 tahun itu adalah warga Dusun V Desa Tanjung Morawa B Kecamatan Tanjung Morawa di Jalan Sei Blumei Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

“Dia ditangkap pada Rabu (6/5/2020) malam karena diduga melakukan pengancaman terhadap anggota Polsek Tanjung Morawa Aipda Rinkon Manik,” kata Naibaho, Kamis (7/5/2020).

Naibaho menjelaskan, video pengancaman terhadap seorang anggota polisi sudah viral di beberapa media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 14.15 WIB.

Polisi bernama Aipda Rinkon Manik yang menjadi korban pengancaman JU. Ketika itu Rinkon sedang bertugas melancarkan arus lalu lintas di Jalan Sei Blumei, Dusun V, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa karena banyak mobil truk yang disetop, dipungli oleh pelaku JU bersama teman-temannya.

Saat berada di lokasi, Aipda Rinkon Manik langsung dicegat serta didorong-dorong. Dirinya juga diancam oleh para pelaku karena merasa terganggu oleh kedatangan anggota Polsek Tanjung Morawa tersebut.

Mengalami kejadian tersebut Aipda Rinkon Manik kemudian membuat laporan ke Polsek Tanjung Morawa sesuai laporan polisi Nomor : Lp/45/A/V/2020/SU/Res DS/Sek Tanjung Morawa tanggal 6 Mei 2020, tentang pengancaman dan atau perbuatan tidak menyenangkan.

“Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan terhadap identitas dan keberadaan para pelaku Sat Reskrim Polresta Deli Serdang berhasil menangkap seorang pelaku berinisial JU als AG,” katanya.

Menurutnya, saat diinterogasi pelaku mengaku melakukan pungli bersama kawannya untuk membeli narkoba.

Ketika dilakukan tes urine terhadap pelaku, hasilnya dinyatakan positif mengandung narkotika jenis amphetamine (sabu), metamfetamin (inex), dan tetrahidrocanabinol (ganja).

Dalam keterangan tertulis yang dikirimkannya, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, mengatakan pelaku sudah berhasil ditangkap yang lainnya masih dikejar. Perbuatan para pelaku sudah meresahkan masyarakat.

“Akan proses Tuntas sampai ke pengadilan dan Pelaku di jerat dengan pasal 335 ayat (1) jo pasal 212 Kuh pidana dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara ” ujar Yemi.

Yemi juga berpesan agar pelaku lain agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Apabila imbauannya tak digubris, Polresta Deli Serdang berjanji akan melakukan tindakan tegas, tepat dan terukur.

Bagikan ke media sosial :