Pria Surabaya Rekam Bagian Dalam Rok Wanita

Pria Surabaya Rekam Bagian Dalam Rok Wanita
Pelaku perekam bagian dalam rok wanita di minimarket, Yoko Setiawan (36), dihadirkan saat konferensi pers di Polsek Mulyorejo, Rabu (12/2/2020).

Yoko Setiawan (36) ditangkap polisi karena kedapatan merekam bagian dalam rok seorang wanita di sebuah minimarket di Jalan Kenjeran, Mulyosari, Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Polsek Mulyorejo Kompol Enny Priatin mengatakan, tindakan cabul itu berlangsung pada Kamis (6/2/2020), pukul 17.15 WIB.

Aksi cabul tersebut berawal saat pelaku asal Dukuh Bulak Banteng, Surabaya, itu mengunjungi  minimarket di Jalan Kenjeran.

Pelaku sempat duduk di kursi depan minimarket, sambil mengamati para pengunjung yang datang ke minimarket tersebut.

Berselang beberapa saat kemudian, pelaku melihat korban bernama DM (24) yang menggunakan rok mini masuk ke dalam minimarket.

Korban ingin mengisi saldo e-Tol.

Pelaku yang merupakan seorang sopir pribadi ini kemudian membuntuti korban ke arah kasir minimarket.

“Setelah itu pelaku masuk dan melihat korban menggunakan rok pendek menuju ke tempat kasir, akhirnya pelaku berada di belakang korban,” kata Enny saat dikonfirmasi, Jumat (14/2/2020).

Setelah berada tepat di belakang korban, pelaku kemudian mengeluarkan ponsel dan membuka kamera ponsel, juga menyalakan lampu kilat.

“Pelaku akhirnya mengarahkan handphone dan merekam bagian bawah rok korban, dengan maksud bisa merekam warna atau bentuk celana dalam korban,” ujar Enny.

Menurut Enny, pelaku merekam bagian bawah rok korban itu selama kurang lebih 16 detik.

Aksi cabul pelaku terungkap setelah tangannya tidak secara sengaja menyentuh bagian betis korban.

Korban kemudian menoleh ke arah pelaku dan menanyakan maksud pelaku merekam bagian dalam  rok korban.

“Korban akhirnya merampas handphone milik pelaku dengan maksud menghapus video tersebut,” kata Enny.

Korban dibantu warga setempat lantas mengamankan dan menyerahkan pelaku ke polisi.

“Akhirnya pelaku diamankan oleh pihak toko lalu diserahkan ke Polsek Mulyorejo,” kata Enny.

Sehubungan dengan kasus tersebut, polisi menyita ponsel pelaku serta rekaman CCTV minimarket sebagai barang bukti.

Akibat perbuatannya itu, pelaku melanggar Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2018 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 12 tahun.

Bagikan ke media sosial :