Pria Bandung Cabuli ABG dan Sebarkan Video Seks

Pria Bandung Cabuli ABG dan Sebarkan Video Seks

Seorang pria di Bandung sedang diburu oleh Tim Satreskrim Polresta Bandung karena telah merekam video adegan seksnya dan menyebarkannya di media sosial. Bukan hanya itu, pelaku juga mencabuli gadis di bawah umur yang dikenalnya melalui Facebook.

“Iya (video adegan seks) disebarkan pelaku melalui Facebook,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Agta Buwana, Rabu (12/2/2020).

Dikatakan oleh psikolog Veronica Adesla dari Personal Growth, ada beberapa motif seseorang merekam aktivitas seksual mereka. Mulai dari tujuan kepuasan hingga komersial.

Veronica Adesla

Kemungkinan pertama, seseorang yang merekam kegiatan seks adalah untuk mendapat kepuasan. Dengan menonton ulang, pelaku atau perekam seakan bisa merasakan atau mengenang kembali momen itu dan mendapat kepuasan pribadi.

“Selanjutnya adalah niat buruk pribadi dari si perekam. Dengan merekam, pelaku memegang alat bukti atau senjata yang dapat digunakan untuk mengancam atau balas dendam pada yang direkam sewaktu-waktu. Ini kerap terjadi dalam kasus-kasus pemerasan, dendam pribadi, maupun sakit hati,” sebutnya beberapa waktu lalu.

Ketiga yakni komersil atau ketenaran yang ingin diperoleh perekam. Dengan merekam, pelaku berkeinginan mendapat keuntungan dari menyebarkan video aktivitas seksual itu.

“Aktivitas seksual seharusnya tidak direkam apapun alasannya. Perbuatan dan rekaman tersebut bila tersebar luas berisiko menghadapi tudingan pelanggaran norma, merusak masyarakat, dan bukan tidak mungkin bisa terjerat hukum,” imbuhnya.

Bagikan ke media sosial :