Pihak Perhotelan PHRI Sumbar Akan Tempuh Jalur Hukum Gugat Andre Rosaide

Aksi Andre Rosiade Gerebek PSK Dinilai Rugikan Perhotelan, PHRI Sumbar Akan Tempuh Jalur Hukum.

Buntut kasus penggerebekan PSK online di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), oleh anggota DPR RI Andre Rosiade terus menuai polemik di dunia perhotelan.

Kali ini, kalangan perhotelan Sumbar yang diwakili Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sumbar tidak terima dengan penggerebekan yang dilakukan oleh politisi Gerindra tersebut.

Pihak PHRI berencana menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan atas kasus tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sumbar Maulana Yusran.

Menurut Maulana, aksi penggerebekan tersebut dinilai sudah merugikan dunia perhotelan di Padang dan Sumbar.

Untuk itu, PHRI akan meminta Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemkot Padang untuk menyelesaikan kasus tersebut.

PHRI akan tempuh jalur hukum

Mucikari PSK Online di Padang, AS

“Selain itu, karena kita dirugikan, tentunya akan menempuh jalur hukum,” kata Maulana.

Maulana menerangkan bahwa dalam penggerebekan itu, polisi ataupun pihak Andre tidak pernah meminta izin ke manajemen hotel.

“Tidak ada minta izin, padahal hotel memiliki wilayah privacy yang harus dijaga,” jelas Maulana.

Selain itu, kata Maulana, pihaknya juga berencana melaporkan Andre ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) karena telah melakukan tindakan yang mencoreng nama hotel.

Ada nama Andre di kwitansi pemesan

Kwitansi pembayaran hotel lokasi penggerebekan PSK di Padang atas nama Andre Rosiade yang beredar di media sosial.

Maulana Yusran juga berkomentar seputar beredarnya kwitansi hotel atas nama pemesan Andre Rosiade di hotel lokasi penggerebekan PSK.

Kwitansi itu beredar karena pihak pemesan tidak melakukan permintaan untuk dirahasiakan.

“Pemesan tidak pernah melakukan permintaan untuk dirahasiakan sehingga bisa saja ini keluar ke publik,” kata Maulana.

Menurut Maulana, pemesanan tersebut bisa saja melalui ajudan Andre Rosiade, Bimo yang tertulis garis miring.

Andre sendiri yang dihubungi wartawan, Kamis (6/2/2020), mengaku tidak mempersoalkan beredarnya kwitansi itu.

Baca juga berita terkait sebelumnya:

Buntut Jebak PSK, Gerindra Putuskan Tak Usung Andre Rosiade Jadi Calon Gubernur Sumbar

Bagikan ke media sosial :