Perampok dan Korban Bertemu Ketika Berobat di RSUD Depok, Auto Kena Tangkap

Perampok dan Korban Bertemu Ketika Berobat di RSUD Depok, Auto Kena Tangkap
MA (19) alias Paul, tersangka kasus pencurian dengan kekerasan di Depok, Jawa Barat tertangkap polisi, Senin (17/2/2020).

MA (19) alias Paul kini mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Depok setelah ditangkap karena menganiaya dan merampok mandornya, AA (56) pada Sabtu (15/2/2020) dini hari.

Paul direkrut AA sebagai tukang cat untuk proyek yang sedang dikerjakannya. Ia digaji dengan Rp 50.000 per hari.

Ketika insiden itu terjadi, AA sedang tidur di rumahnya di kawasan Parung Tengah, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Saat itu Paul sudah memasuki hari keempatnya bekerja dan menginap di sana.

Paul menganiaya AA dengan menggunakan palu dan golok, karena ingin merampok motor dan ponsel milik AA.

AA sempat melawan, namun akhirnya kalah oleh anak buahnya itu. Paul pun menggasak motor dan ponselnya.

“Goloknya sempat direbut sama korban. Kena juga saya,” jelas Paul soal jari kelingkingnya yang sobek kena tebas, Senin (17/2/2020), kepada wartawan.

Ia lantas hendak mencari pengobatan buat jari kelingkingnya yang terus mengeluarkan darah.

Paul pun melapor ke petugas keamanan kompleks, dan kemudian ia pergi ke RSUD Depok.

Di sana, dia mengaku sebagai korban begal. Saat ia duduk di ruang tunggu, kebetulan mandornya itu juga sedang dirawat di dalam ruangan.

Ia dikenali oleh beberapa kerabat AA. Kerabat yang curiga dengan Paul akhirnya menghubungi ponsel AA yang dicuri.

Nahas ponsel itupun berdering dengan nyaring tepat di dalam tas Paul. Dan dia tak bisa mengelak sama sekali.

“Di sana lah dia diamankan oleh petugas keamanan,” ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Senin.

Paul dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan menggunakan kekerasan.

Sementara itu, hingga kini AA masih terbaring luka di RSUD Depok dengan luka bekas hantaman palu dan bacokan golok.

Bagikan ke media sosial :