Pelaku Penusukan Ibu Kandung Diobservasi di RSJ dan Diberi Obat Penenang

Polisi membawa seorang remaja berinisial CCS (18), diduga pelaku penusukan ibu kandungnya TS (47), ke rumah sakit jiwa. CCS akan diobservasi di rumah sakit jiwa karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Keterangan awal anaknya kondisi beberapa bulan ini terganggu, ini sedang didalami. Sekarang dia di RS Jiwa biar lebih tenang,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada waratwan di Polres Jakbar, Sabtu (8/2/2020).

Yusri menjelaskan, CCS akan diobservasi selama beberapa hari di rumah sakit jiwa untuk dicek kejiwaannya.

“Tersangka dititip di RS Jiwa, nanti dilakukan pemeriksaan psikologi,” jelasnya.

Hal yang serupa dikatakan oleh Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru. Audie mengatakan, CCS telah diberi obat penenang oleh dokter psikiater.

“Sekarang tersangka diberikan obat penenang. Kemudian diperiksa ke psikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaannya atau ada keterkaitan dengan hal lain,” kata Audie.

Audie menambahkan, CCS memang sering melawan ibundanya. Sementara sang ibu mengalami stres.

“Anak ini sering melawan, ibunya juga dalam kondisi stres,” ujar Audie.

Berdasarkan keterangan tetangga dan keluarga, CCS selama ini tidak lepas dari gadget. CCS diduga mengalami kecanduan game online.

“Info yang bersangkutan tiap hari dengan HP-nya main game online,” lanjut Audie.

CCS diamankan polisi setelah diduga menusuk ibunya, di rumahnya di Jalan Rawa Pela, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Sabtu (8/2) pagi. Kasus ini terungkap setelah tetangga mendengar teriakan korban yang meminta tolong.

Warga sempat mendobrak pintu rumah karena saat itu dalam keadaan terkunci. Setelah pintu terbuka, didapati CCS memegang sebuah gunting berlumuran darah, sementara ibunya sudah terkapar bersimbah darah.

Korban saat ini dirawat di rumah sakit akibat luka tusuk di bagian kepala hingga perut. Dugaan sementara, pelaku melakukan hal itu setelah dilarang oleh ibunda untuk berpacaran.

Bagikan ke media sosial :