Pengujian Vaksin Corona pada Manusia Mulai Menunjukkan Harapan

Pengujian Vaksin Corona pada Manusia Mulai Menunjukkan Harapan

Sebuah penelitian di China memastikan bahwa uji vaksin untuk melawan virus corona jenis SARS-CoV-2 mulai menunjukkan harapan. Vaksin itu setidaknya terbukti efektif sebagian, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan pada hari Jumat (23/05).

Studi tersebut menunjukkan bahwa zat aktif tertentu memicu respons kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19 dalam tubuh manusia. Namun vaksin ini masih perlu percobaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah reaksi tersebut juga dapat mencegah infeksi virus ini.

“Hasil ini merupakan pencapaian penting,” ujar Profesor Wei Chen yang bertanggung jawab atas penelitian tersebut pada Institut Bioteknologi Beijing.

Sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal medis Lancet membuktikan bahwa zat aktif Ad5-nCoV bersifat aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh manusia. Zat ini merupakan bahan aktif biologis pada setiap obat atau imunisasi.

Ilmuwan sarankan agar berhati-hati dalam interpretasi

Uji coba zat ini pada fase 1 melibatkan 108 sukarelawan yang sehat pada provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran awal COVID-19.

“Vaksin COVID-19 vektor Ad5 dapat ditoleransi dan imunogenik pada 28 hari setelah vaksinasi,” catat para penulis penelitian tersebut.

Evaluasi akhir tentang penelitian ini nantinya akan mendapatkan kesimpulan setelah enam bulan. Namun, Profesor Wei Chen menyarankan agar berhati-hati dalam menafsirkan hasil penelitian ini.

“Visi yang menjanjikan dalam hal pengembangan vaksin COVID-19 kini bermunculan, tetapi kita masih jauh dari keadaan di mana vaksin ini dapat diakses oleh semua orang,” katanya.

Jurnal medis Lancet memperkirakan saat ini ada sekitar 100 zat aktif yang berpotensial untuk melawan virus SARS-CoV-2 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, termasuk di Inggris. Negara tersebut diberitakan akan segera memulai pengujian tes vaksin yang melibatkan lebih dari 10.000 orang.

Bagikan ke media sosial :