Pejabat di Papua Perkosa Anak Temannya yang Masih SMA

Seorang pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berinisial A, telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan karena diduga memperkosa gadis SMA. Ironisnya remaja tersebut merupakan anak dari teman si pejabat yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut.

Awalnya, pejabat tersebut meminta nomor ponsel korban kepada ibunya, An. Karena teman dekat suaminya, An tidak curiga dengan permintaan itu.

“Saya pikir (pelaku) masih di Jayapura. Waktu saya kerja saya enggak tahu kalau si A ini telepon anak saya di sekolah,” kata An, Sabtu (1/2/2020).

Lalu pada 28 Januari 2020, pelaku menghubungi korban dengan tujuan memintanya bertemu di sebuah hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Remaja itu lalu memenuhi permintaan pelaku dan tidak curiga, lantaran kenal sejak kecil.

Sesampainya di hotel, korban diajak makan pelaku. Setelahnya, pelaku mengajak korban ke kamar, dengan dalih sebagai pejabat, dirinya tidak enak dilihat orang bersamaan dengan wanita muda.

Lalu di dalam kamar, pelajar itu diberi sebuah minuman teh leci. Namun minuman itu bukanlah minuman biasa, karena sampai membuat korban tidak sadarkan diri. Melihat kondisi itu, pejabat tersebut diduga melancarkan aksi bejatnya.

“Masih pakai baju seragam terus ditidurin sama pelaku sampai anak saya tidak bisa bergerak,” ujar An.

Sehabis melakukan aksinya, pelaku meminta kepada korban agar tidak memberitahukan peristiwa itu kepada orangtuanya. Korban akhirnya pulang dalam keadaan kepala pusing.

Sesampainya di rumah, korban tidak berani melaporkan apa yang dialami kepada orangtuanya. Tapi, ia memilih menceritakan aksi dugaan pencabulan itu kepada guru kepercayaannya di sekolah. Dari situ, sang guru langsung memberitahu An.

Karena geram mendengar pengakuan itu, An lalu melaporkan pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). Ia meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Nyawa pun saya kasih untuk menangkan di peradilan,” pungkas An.

Bagikan ke media sosial :