Mantan Kades Jualan Sabu untuk Bayar Hutang Nyalon

Mantan Kades Jualan Sabu untuk Bayar Hutang Nyalon

Didik Kuswanto (35), mantan Kepala Desa (Kades) Jatikalang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap Satresnarkoba Polres Gresik karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Didik dan rekannya Supriyadi (36), yang juga merupakan warga Prambon, ditangkap polisi saat kedapatan mengedarkan sabu di depan sebuah toko swalayan yang ada di Gresik, pada akhir Januari 2020 lalu.

“Benar untuk yang tersangka Didik sebelumnya merupakan mantan Kades Jatikalang,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2020).

Kepada polisi, Didik mengaku nekat berjualan sabu untuk mencicil utang biaya pencalonan dirinya saat kembali maju dalam Pemilihan Kepala Desa periode kali ini, namun kalah.

“Pengakuannya seperti itu. Buat kembalikan modal maju Pemilihan Kepala Desa kemarin (periode saat ini),” ucap dia.

Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,24 gram yang dibungkus dalam kemasan plastik dari tangan pelaku. Selain itu, dua unit handphone dan satu sepeda motor Honda Beat turut diamankan sebagai barang bukti.

“Penangkapan Didik dan Supriyadi merupakan pengembangkan kasus yang berhasil kami lakukan dari keterangan tersangka lain atas nama Adip Utomo yang berprofesi sebagai sopir truk ayam yang sudah lebih dulu kami amankan,” tutur Heri.

Sementara itu, Didik mengaku mendapatkan sabu dari Hermanto (31), warga Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, yang hari ini juga berhasil dibekuk pula oleh aparat kepolisian.

Para pelaku ini dijerat pihak kepolisian dengan Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 112 ayat 1 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Bagikan ke media sosial :