Istri Potong Kelamin Suami di Kalimantan Tengah

Lina alias Heyni warga Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), ditangkap polisi karena membunuh suaminya, Halidi.

Usut punya usut, Lina juga melakukan tindakan yang nekat memotong alat kelamin Halidi karena kesal hak lahir batinnya tidak dipenuhi.

Pasangan suami-istri ini bekerja sehari-hari sebagai petani. Polisi mengatakan Lina juga kesal kepada suaminya karena malas bekerja.

“(Motifnya) di samping tidak ada pemenuhan nafkah batin maupun lahir, dia (korban) juga malas bekerja,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Hendra Rochmawan kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Minggu (23/2). Emosi Lina memuncak saat suaminya tidak mau bekerja di ladang.

“Kemudian saat korban diajak ke kebun, bukannya bangun malah tambah tidur,” kata Kombes Hendra.

Setelah itu, Lina melampiaskan kemarahannya menggunakan pisau. Bahkan Lina memotong kelamin korban.

“Langsung ditusuk dulu lehernya, terus disayat. Betul. Sempat memotong kelamin korban,” ucap dia.

Polisi mengatakan kebutuhan keluarga Lina makin meningkat. Lina dan Halidi memiliki tiga anak.

“(Padahal) Ini anak sudah banyak, kebutuhan keluarga sudah banyak kenapa tidur,” imbuh Hendra

Polisi menjelaskan kejiwaan Lina sehat dan mengakui perbuatannya. Namun, tindakan Lina didorong emosi kepada suami.

“Dia sehat. Dia mengakui kok semua perbuatannya dan dalam keadaan sadar, namun penuh emosi,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Hendra Rochmawan kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Saat ini Lina masih diperiksa secara intensif di Polres Pulang Pisau.

Bagikan ke media sosial :