Ibu di Bondowoso Selamatkan Putrinya Dari Pemerkosaan

Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa. Peribahasa ini pas disandang seorang ibu di Bondowoso yang berhasil menyelamatkan puterinya dari upaya pemerkosaan. Pelaku berhasil dihardik dan diteriaki lalu dilempar sutel dan sejumlah peralatan dapur.

Kejadian itu bemula saat korban yang masih pelajar SD ini pulang sekolah. Saat itu, korban yang berusia 11 tahun sendirian di rumah. Sebab, sang ibu tengah keluar rumah.

Untuk menghilangkan penat, korban rebahan sembari nonton televisi di ruang tengah. Mendadak, muncul pelaku yang rupanya berhasil menyelinap masuk dari arah dapur. Pelaku lantas menghampiri korban.

Pria paruh baya itu kemudian menindih korban untuk berbuat tak senonoh. Untungnya, si ibu segera datang dan berteriak sekuatnya. Bahkan, dia sempat mengambil peralatan dapur sekenanya, lalu dilemparkan ke arah pelaku yang langsung melarikan diri.

“Kurang ajar, mati koen, minggato koen, bajingan koen, anak ku koen apakno (Kurang ajar, mati kamu, pergi kamu, bajingan kamu, anak ku kamu apakan,” teriak ibu tersebut sembari melempar sejumlah peralatan dapur ke pelaku. Seperti penggorengan, panci atau sutil.

Ibu itu terus berupaya agar anaknya selamat dengan mengejar pelaku dan berteriak hingga didengar warga sekitar. Pelaku pun berhasil diamankan. Sang ibu langsung mencari dan memeluk anaknya yang sudah menangis histeris.

Pelaku yang masih tetangga korban tersebut yakni Misnadi (40), warga Kecamatan Maesan, Bondowoso. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir ini langsung diamankan dan dijebloskan tahanan untuk proses penyidikan.

“Pelaku juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara korban segera kami mintakan visum,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal Jumat (31/1/2020).

Jika terbukti, imbuh dia, tersangka terancam melanggar pasal 82 ayat (1) subs pasal 82 ayat (3) UU No.17 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak juncto pasal 53 KUH Pidana.

“Hasil penyidikan sementara, pelaku mengakui terus terang memang berniat memperkosa korban, namun keburu dipergoki ibunya. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan,” tandas kasat.

Bagikan ke media sosial :