Dua Perempuan Disekap di Hotel dan Dipaksa Nyabu oleh Polisi

Polisi nyabu sekap 2 cewek

Dua perempuan asal Jember yang turut digerebek bersama seorang polisi yang nyabu di hotel Bondowoso sempat disekap dalam kamar. Selanjutnya, mereka dipaksa dengan ancaman untuk mengkonsumsi sabu.

“Tangan perempuan tersebut juga terluka lecet akibat tarik-menarik dengan pelaku,” kata Kasat Reskoba Polres Bondowoso, Iptu Hadi Sukisman, Sabtu (30/11/2019).

Ditambahkan Hadi, dua perempuan tersebut sempat ditahan di dalam kamar selama beberapa saat. Sebab, pelaku terlebih dahulu mengunci kamar dari luar, lalu meninggalkan hotel.

“Dua perempuan tersebut memang sempat panik di dalam kamar. Tapi tak bisa berbuat karena kamar dalam kondisi terkunci dari luar,” ujar Hadi.

Hadi Sukisman mengungkapkan, saat menyekap dua perempuan di dalam kamar itu, pelaku juga menyimpan ponsel kedua perempuan tersebut. Sehingga mereka tidak dapat berhubungan dengan orang lain. Ponsel tersebut kemudian dikembalikan lagi saat pelaku datang.

Informasi lain yang didapat, pelaku awalnya hendak melakukan pengobatan bekam pada si wanita asal Jember itu. Mereka kemudian janjian untuk ketemu di sebuah cafe di Jalan Ahmad Yani.

Entah bagaimana kelanjutannya, mereka akhirnya menuju hotel Grand Padis. Kedua perempuan itu bahkan sempat ditinggal oleh pelaku untuk mengikuti apel terlebih dulu di Mapolres.

Hotel Grand Padis, tempat kedua wanita disekap dan dipaksa nyabu oleh Polisi

Setelah apel itulah pelaku kemudian kembali ke hotel dengan membawa sabu lengkap dengan peralatannya. Pelaku kemudian menjalankan aksinya, mengisap sabu dalam kondisi pintu kamar dikunci dari dalam. Polisi tersebut kemudian juga memaksa kedua perempuan itu ikut nyabu.

Polisi dan kedua perempuan yang berprofesi sebagai petugas medis di Jember tersebut sempat tarik-menarik. Akibatnya, tangan mereka sempat terluka gores karena terkena cakaran pelaku.

Saat pelaku lengah, salah seorang perempuan tersebut berhasil menghubungi kakaknya yang juga anggota polisi yang berdinas di Jember. Beberapa saat kemudian sang kakak pun datang, bersamaan dengan penggerebekan yang dilakukan Satreskoba Polres Bondowoso dipimpin Wakapolres.

Satreskoba Bondowoso tak menjadikan tersangka 2 teman wanita oknum polisi yang digerebek saat nyabu di hotel. Kendati hasil tes urine mereka dinyatakan positif.

“Dari hasil pemeriksaan dan bukti-bukti, 2 perempuan teman pelaku itu melakukannya di bawah paksaan dan ancaman,” ungkap Kasat Reskoba Polres Bondowoso Iptu Hadi Sukisman, Sabtu (30/11/2019).

Bahkan, imbuh Kasat, dari hasil pemeriksaan tangan pelaku tampak banyak luka lecet bekas cakaran. Cakaran itu dilakukan si perempuan saat dipaksa untuk mengonsumsi sabu. Keduanya sempat berontak untuk kabur, namun tak bisa karena kamar dikunci dari dalam oleh pelaku.

Bagikan ke media sosial :