Aksi Damai #SAVEBABI Berkumandang di Medan

Ribuan massa yang menamakan diri dengan gerakan ‘Save Babi’ melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Senin pagi (10/2/2020).

Aksi damai berupa gerakan moral tersebut diawali dengan berjalan kaki dari arah Lapangan Merdeka menuju Gedung DPRD Sumut.

Dalam aksinya, massa memprotes adanya wacana dari Gubernur Sumatera Utara, yakni memusnahkan seluruh hewan Babi yang diduga terindikasi Virus Hog Cholera.

Adapun tuntutan dari Aksi Damai tersebut :

  1. Mendesak Presiden Republik Indonesia Bapak Ir Jokowi untuk segera melakukan tindakan menuntaskan permasalahan Virus Babi.
  2. Mendesak Kementerian Pertanian segera melakukan perbaikan kerugian peternak babi atas status bencana Virus Babi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian RI.
  3. Mendesak Pemerintah RI melakukan pemulihan peternak babi kecil menengah dan seluruh Indonesia tanpa aturan dan peraturan yang Diskriminatif.
  4. Mendesak Pemerintah menyatakan virus babi tidak berpengaruh terhadap manusia, dan hewan lainnya, serta aman dikonsumsi oleh orang yang bisa dengan cara memasak yang benar.
  5. Menolak tegas rencana ataupun tindakan pemusnahan ternak babi di Provinsi Sumatera Utara oleh pihak manapun.
  6. Menolak tegas issue penetapan Restocking Area peternakan dan pembibitan babi di Pulau Nias.
  7. Menolak tegas Diskriminatif pemberlakuan perizinan (Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota) hanya terhadap ternak babi kecil menengah.
  8. Menolak tegas pemberlakuan sertifikasi ternak babi yang memberatkan peternak babi kecil menengah.
  9. Melanjutkan ternak babi kecil menengah di seluruh Sumatera Utara.
  10. Mendesak Kepolisian Sumatera Utara melakukan penyelidikan masuknya virus babi ke Sumut, dan penyelidikan terhadap produsen pabrikan pakan ternak babi, serta penanganan dan penerimaan laporan-laporan Polisi oleh pihak manapun kepada Kepolisian.

Bagikan ke media sosial :