793 Orang Italia Meninggal dalam Sehari Akibat Corona

793 Orang Italia Meninggal dalam Sehari Akibat Corona

Sebanyak 793 orang di Italia meninggal dalam sehari, Sabtu (21/3), akibat virus Corona. Angka ini menambah total meninggal warga negeri Mediterania itu menjadi 4.825 orang akibat infeksi virus corona COVID-19.

Saat ini, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah menyalip negara China, Kamis (19/3). Total kematian di Italia pun melebihi angka kematian di China dan Iran.

Meski demikian, para ahli kesehatan meragukan transparansi negara Iran dan berspekulasi angka kematian di negara tersebut mungkin sebenarnya lebih tinggi.

Berdasarkan data Worldometers, Italia mencatat lebih dari 53 ribu kasus Covid-19. Sebanyak 4.825 diantaranya meninggal dan 6 ribu lainnya dilaporkan kembali sehat.

Hal ini sepertinya tidak pernah terbayang oleh negara Mediterania itu ketika seorang pensiunan pekerja bangunan di negara itu jadi penderita pertama yang meninggal di Eropa sebulan lalu.

Kepala Institut Kesehatan Italia, Silvio Brusaferro, meminta para penduduk lanjut usia untuk tetap berada di dalam rumah sepanjang hari. Sebab, rata-rata usia penduduk korban meninggal di Italia ada pada umur 78,5 tahun.

“Jika Anda tidak mengikuti segala aturan (pemerintah), maka Anda membuat segalanya makin sulit,” jelas ahli medis ternama di Italia, seperti dikutip AFP.

“Jika Anda menuruti, maka kita bisa membuat wabah ini melambat.”

Pemerintah Italia pun memperketat pengawasan terhadap warga yang berkeliaran di luar rumah. Polisi di Roma mengecek dokumen dan memberikan denda bagi mereka yang ada di luar rumah tanpa alasan yang kuat.

Mereka yang hendak berbelanja diminta untuk berbaris di depan pintu toko. Hal ini dilakukan untuk menjaga jumlah orang yang ada di dalam toko agar tidak terlalu banyak dalam satu waktu.

Penduduk yang melakukan lari pagi diminta mengurangi jumlah putaran dan waktu mereka berada di luar rumah. Selain itu mereka yang kedapatan berjalan-jalan akan didenda jika mereka melanggar aturan. Sebab, semua orang sudah dilarang untuk berjalan-jalan di taman atau berhenti di tempat bersejarah untuk mengabadikan kota tanpa manusia itu.

Pemerintah Italia yakin pengawasan ketat dan penerapan denda akan berhasil. Meski ia pun tahu kalau kebijakan ini akan berdampak pada anjiloknya ekonomi Italia dalam jangka pendek.

Angka kematian di Italia terus bertambah secara eksponensial pada setiap pekan. Kematian akibat Covid-19 di negara itu seakan terus menerus memecahkan rekor baru. Di Lombardy, wilayah yang terkena dampak terburuk Covid-19 rencananya bakal diterapkan aturan yang lebih ketat. Mulai Minggu (22/3), warga bakal dilarang melakukan lari pagi dan kegiatan luar rumah.

Update 22 Maret 2020 Kondisi Terkini Virus Corona

Sampai dengan hari ini telah tercatat sebanyak 308.231 kasus infeksi virus Corona, dengan total angka kematian mencapai 13.067 jiwa.

Angka kematian semalam 21 Mar 2020 tercatat 1.626 jiwa, dengan tingkat kematian sebesar 12% berdasarkan persentase kasus selesai. Sedangkan total pasien yang sudah berhasil sembuh mencapai 95.826 pasien (88% dari total kasus yang sudah selesai).

Corona Update 22Mar2020

Baca juga berita terkait sebelumnya:

#UpdatevirusCorona 645 Orang Dunia Meninggal per Hari, Indonesia Positif 134 Orang

Bagikan ke media sosial :