100 Karyawan Sampoerna Positif Corona karena 2 PDP yang Masih Kerja di Pabrik

100 Karyawan Sampoerna Positif Corona karena 2 PDP yang Masih Kerja di Pabrik

Meninggalnya dua karyawan positif Covid-19 pabrik rokok PT HM Sampoerna di Surabaya membawa dampak pada kondisi karyawan lainnya serta operasional pabrik. Ratusan karyawan harus dikarantina. Sedangkan pabrik rokok Sampoerna di Surabaya ditutup untuk sementara ini.

Berawal dari meninggalnya dua karyawan positif Covid-19

Pada tanggal 14 April 2020, dua orang karyawan pabrik rokok PT HM Sampoerna Surabaya meninggal dunia. Dua karyawan yang meninggal tersebut dinyatakan positif corona. Sebelumnya, keduanya sempat berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, karyawan itu awalnya diminta melakukan isolasi karena berstatus PDP. Namun pada kenyataannya dua pasien tersebut tetap bekerja di pabrik rokok Sampoerna.

“Sebetulnya dia (pasien) saat itu statusnya sudah PDP. Tapi dia kerja jadinya nulari (menularkan),” kata Risma, Kamis (30/4/2020).

Pasien itu kemudian dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab test. Kedua karyawan tersebut akhirnya meninggal dunia.

Pabrik ditutup sementara

Menyusul kejadian tersebut, sejak tanggal 27 April 2020, PT HM Sampoerna menghentikan total kegiatan produksi di pabrik. Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita menjelaskan, penghentian sementara bertujuan untuk pembersihan serta melakukan sanitasi secara menyeluruh di area pabrik. Pihak manajamen melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh fasilitas pabrik.

Tak hanya itu, mereka pun melacak kontak kedua karyawannya yang dinyatakan positif corona. Setidaknya ada 500 karyawan yang kini diliburkan karena berpotensi tertular virus corona.

“Kami telah menyerahkan data dan informasi karyawan kami pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya dan Jawa Timur,” kata dia.

Ratusan karyawan jalani tes swab

Menyusul meninggalnya dua orang karyawan positif Covid-19, 163 orang karyawan telah menjalani swab test. Mereka diperiksa dengan menggunakan metode tes polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium, sambil menunggu hasil swab yang diperkirakan akan keluar dalam satu atau dua hari ke depan.

Tim medis juga melaksanakan rapid test terhadap 323 karyawan pabrik. Hasilnya, 100 orang dinyatakan positif. Mereka yang positif juga sedang menjalani karantina di sebuah hotel di Surabaya.

Berikut ini hasil yang didapatkan dari penelusuran sementara oleh Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim terhadap karyawan dari PT HM Sampoerna Tbk, Surabaya:

  • 2 orang meninggal positif Covid-19
  • 9 orang berstatus PDP dan dirawat di rumah sakit
  • 163 orang sudah menjalani swab tes PCR (menunggu hasil PCR)
  • 100 orang dari 323 karyawan dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani tes cepat Covid-19 atau rapid test

Bagikan ke media sosial :